Bulan Muharram merupakan bulan mulia dalam ajaran islam, selain merupakan salah satu
bulan yang diharamkan oleh Allah, Bulan Muharram pula dijadikan momentum untuk
memperbaiki diri dengan memperbanyak amal kebaikan karena merupakan bulan pertama
dalam tahun Hijriah.

Salah satu amal kebaikan yang dapat dilakukan adalah dengan menjalin hubungan yang
baik dengan sesama manusia lainnya. Menyayangi, melindungi dan menyantuni anak yatim
merupakan anjuran dari Allah dan Rasulullah SAW. Menyantuni anak yatim mempunyai
keutamaan tersendiri dimana salah satunya adalah mendapat balasan surga dan berdekatan
dengan Rasulullah SAW.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW : “Aku dan orang yang menganggung anak yatim
(kedudukannya) disurga seperti ini.” Kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari
tengah dan merenggangkan keduannya (HR. Bukhari)

Selain itu pada Surat Al – Baqarah ayat 220 yang artinya : “Mereka bertanya kepadamu
tentang anak yatim, katakanlah memperbaiki keadaan mereka adalah baik”

Santunan

Namun memang benar, menyantuni, menyayangi anak yatim tidak harus dilakukan
pada Bulan Muharram saja, karena kapanpun dan dimanapun bisa dilakukan. Namun
bertepatan dengan bulan yang mulia ini, menjadi momentum untuk menabung pahala
sebanyak – banyaknya dengan membantu anak yatim mendapatkan pendidikan, kesehatan
dan kesejahteraan yang baik.